Sabtu, 27 September 2014

Ilmu Budaya Dasar


A. Ilmu Budaya Dasar
● Pengertian Ilmu Budaya Dasar & Ilmu Sosial Dasar
     

Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan pertama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dan bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the htimanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.

● Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :

1.Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka  lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
2.Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3.Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat.
4.menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.


Referensi:


● http://irwanpantau.wordpress.com/2010/02/15/perbedaan-ilmu-sosial-dasar-dengan-ilmu-budaya-dasar/
     






Manusia & Kebudayaan

B. Manusia & Kebudayaan

● Pengertian Kebudayaan Menurut Tokoh-Tokoh

            Kata Budaya atau Kebudayaan sebenarnya berasal dari bahasa sansekerta yaitu ‘Budhayyah’,yang merupakan bentuk jamak dari “Buddhi” yaitu budi atau akal.Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang ada hubungannya dengan budi atau akal manusia atau juga segala sesuatu yang berasal dari budi atau akal manusia.Dalam bahasa Inggris sendiri,kebudayaan disebut juga dengan ‘Culture’ yang berasal dari bahasa Latin yaitu “Colere” yang mempunyai arti mengolah atau mengerjakan tanah (bertani).
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi yang terbentuk dari banyak unsur yang rumit,termasuk sistem agama dan politik,adat istiadat,bahasa,perkakas,pakaian,bangunan,dan karya seni.Budaya juga merupakan suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks,abstrak,dan luas.Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif.Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan social manusia.
Definisi Kebudayaan menurut beberapa tokoh:

Koentjaraningrat
Kebudayaan berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya.

Herskovits
Memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain,yang kemudian disebut sebagai superorganic.

-  Edward Burnett Tylor
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks,yang di dalamnya terkandung pengetahuan,kepercayaan,kesenian,moral,hukum,adat istiadat,dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski
Mengemukakan bahwa segala susuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.

Selo Soemardjan
Kebudayaan sebagai hasil karya,rasa dan cipta masyarakat.
Karya  : Teknologi dan kebudayaan itu sendiri.
Rasa   : Berkaitan dengan perasaan yang dimiliki manusia.
Cipta   : Hasil dari pemikiran manusia yang bersifat ke-ilmuan.

B. Manusia & Kebudayaan

● Pengertian Kebudayaan Menurut Tokoh-Tokoh
            Kata Budaya atau Kebudayaan sebenarnya berasal dari bahasa sansekerta yaitu ‘Budhayyah’,yang merupakan bentuk jamak dari “Buddhi” yaitu budi atau akal.Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang ada hubungannya dengan budi atau akal manusia atau juga segala sesuatu yang berasal dari budi atau akal manusia.Dalam bahasa Inggris sendiri,kebudayaan disebut juga dengan ‘Culture’ yang berasal dari bahasa Latin yaitu “Colere” yang mempunyai arti mengolah atau mengerjakan tanah (bertani).
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi yang terbentuk dari banyak unsur yang rumit,termasuk sistem agama dan politik,adat istiadat,bahasa,perkakas,pakaian,bangunan,dan karya seni.Budaya juga merupakan suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks,abstrak,dan luas.Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif.Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan social manusia.
Definisi Kebudayaan menurut beberapa tokoh:
Koentjaraningrat
Kebudayaan berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya.

Herskovits
Memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain,yang kemudian disebut sebagai superorganic.

-  Edward Burnett Tylor
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks,yang di dalamnya terkandung pengetahuan,kepercayaan,kesenian,moral,hukum,adat istiadat,dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski
Mengemukakan bahwa segala susuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.

Selo Soemardjan
Kebudayaan sebagai hasil karya,rasa dan cipta masyarakat.
Karya  : Teknologi dan kebudayaan itu sendiri.
Rasa   : Berkaitan dengan perasaan yang dimiliki manusia.
Cipta   : Hasil dari pemikiran manusia yang bersifat ke-ilmuan


● Unsur-unsur Kebudayaan

            Unsur-unsur kebudayaan adalah rincian suatu kebudayaan agar dapat kebudayaan yang khusus. Ada tujuh unsur kebudayaan yang merupakan isi pokok dari setiap kebudayaan yang bersifat universal, yang artinya ada dalam setiap kebudayaan di dunia. Ketujuh unsur kebudayaan universal itu maing-masing mempunyai wujud fisik, walaupun tidak ada satu wujud fisik untuk keseluruhan dari satu unsur kebudayaan universal. Tiap unsur kebudayaan universal dapat diperinci ke dalam unsur-unsurnya yang lebih kecil sampai beberapa kali.

Dari beberapa pendapat yang ada tentang unsur kebudayaan universal, pendapat C. Kluckhohn yang sering dijadikan sebagai referensi. Pendapat C. Kluckhohn tentang tujuh unsur kebudayaan merupakan hasil inti sari dari pendapat-pendapat lainnya.

1.Sistem kepercayaan (sistem religi).
Merupakan hal-hal yang berbau agama.Dalam hal ini bisa dibilang budaya yang mistis.
Seperti animisme,Dinamisme,dsb.Biasanya terdapat bacaan-bacaan dan juga ritual-ritual dalam pelaksanaan system kepercayaan ini.

2.Sistem pengetahuan.
Unsur ini termasuk penting,jika tidak adanya pengetahuan yang memadai maka budaya tersebut tidak akan tercipta apalagi berkembang.pengetahuan sangat berguna untuk memicu timbulnya ide-ide yang baru dan kreatif sehingga budaya tersebut dapat dipertahankan.

3.Peralatan dan perlengkapan hidup manusia.
Dengan budaya yang berkembang,sehingga timbulnya peralatan-peralatan baru yang bisa digunakan sebagai pelengkap dan juga sebagai keindahan tersendiri.

4.Mata pencaharian dan sistem-sistem ekonomi.
Terlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih sehingga budaya menjadi dimanfaatkan untuk hal tersebut.

5.Sistem kemasyarakatan
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.

6.Bahasa
Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.

7.Kesenian
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan hati setiap orang.

Jadi Kesimpulannya,
bahwa kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem idea tau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia,sehingga dalam kehidupan sehari-hari,kebudayaan itu bersifat abstark.Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang bersifat nyata,misalnya pola-pola perilaku,bahasa,peralatan hidup,organisasi social,religi,seni,dll,yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.


● Hakekat Manusia
           
Jelaskan bahwa manusia sebagai makkluk social memiliki fungsi bilogis,proteksi,sosialisasi/pendidikan.Supportive dan ekspresive.Dari fungsi-fungsi ini diharapkan bukan saja menjadi landasan,materi kegiatan dan bahkan pendekatan/proses-proses dalam merancang,mengoperasikan,mengevaluasi program pendidikan non formal.

Hakekat manusia adalah sebagai berikut:

1. 1Makhluk yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakan hidupnya untuk memenuhi  kebutuhan-kebutuhannya.

2. 2. Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan  social.
3. 3.  Yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol    dirinya dan mampu menentukan nasibnya/.
4. 4. Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai  (tuntas) selama hidupnya.
5. 5.  Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan  dirinya sendiri,membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati.
6.6. Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudannya merupakan ketakterdugaan dengan     potensi yang tak terbatas.
7.7.  Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan        jahat.
8.8.  Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan terutama lingkungan sosial,bahkan ia tidak  bias berkembang sesuai dengan martabat kemanusiaan tanpa hidup didalam lingkungan  social.


Perkembangan merupakan suatu sosialisasi dalam bentuk irnitasi yang berlangsung dengan adaptasi (penyesuaian) dan seleksi.Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan manusia adalah keturunan,lingkungan,dan manusia itu sendiri.


Referensi: