B. Manusia & Kebudayaan
● Pengertian Kebudayaan Menurut Tokoh-Tokoh
Kata Budaya atau Kebudayaan sebenarnya berasal dari bahasa sansekerta yaitu ‘Budhayyah’,yang merupakan bentuk jamak dari “Buddhi” yaitu budi atau akal.Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang ada hubungannya dengan budi atau akal manusia atau juga segala sesuatu yang berasal dari budi atau akal manusia.Dalam bahasa Inggris sendiri,kebudayaan disebut juga dengan ‘Culture’ yang berasal dari bahasa Latin yaitu “Colere” yang mempunyai arti mengolah atau mengerjakan tanah (bertani).
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi yang terbentuk dari banyak unsur yang rumit,termasuk sistem agama dan politik,adat istiadat,bahasa,perkakas,pakaian,bangunan,dan karya seni.Budaya juga merupakan suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks,abstrak,dan luas.Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif.Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan social manusia.
Definisi Kebudayaan menurut beberapa tokoh:
- Koentjaraningrat
Kebudayaan berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya.
- Herskovits
Memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain,yang kemudian disebut sebagai superorganic.
- Edward Burnett Tylor
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks,yang di dalamnya terkandung pengetahuan,kepercayaan,kesenian,moral,hukum,adat istiadat,dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
- Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski
Mengemukakan bahwa segala susuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
- Selo Soemardjan
Kebudayaan sebagai hasil karya,rasa dan cipta masyarakat.
Karya : Teknologi dan kebudayaan itu sendiri.
Rasa : Berkaitan dengan perasaan yang dimiliki manusia.
Cipta : Hasil dari pemikiran manusia yang bersifat ke-ilmuan.
B. Manusia & Kebudayaan
● Pengertian Kebudayaan Menurut Tokoh-Tokoh
Kata Budaya atau Kebudayaan sebenarnya berasal dari bahasa sansekerta yaitu ‘Budhayyah’,yang merupakan bentuk jamak dari “Buddhi” yaitu budi atau akal.Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang ada hubungannya dengan budi atau akal manusia atau juga segala sesuatu yang berasal dari budi atau akal manusia.Dalam bahasa Inggris sendiri,kebudayaan disebut juga dengan ‘Culture’ yang berasal dari bahasa Latin yaitu “Colere” yang mempunyai arti mengolah atau mengerjakan tanah (bertani).
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi yang terbentuk dari banyak unsur yang rumit,termasuk sistem agama dan politik,adat istiadat,bahasa,perkakas,pakaian,bangunan,dan karya seni.Budaya juga merupakan suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks,abstrak,dan luas.Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif.Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan social manusia.
Definisi Kebudayaan menurut beberapa tokoh:
- Koentjaraningrat
Kebudayaan berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya.
- Herskovits
Memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain,yang kemudian disebut sebagai superorganic.
- Edward Burnett Tylor
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks,yang di dalamnya terkandung pengetahuan,kepercayaan,kesenian,moral,hukum,adat istiadat,dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
- Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski
Mengemukakan bahwa segala susuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
- Selo Soemardjan
Kebudayaan sebagai hasil karya,rasa dan cipta masyarakat.
Karya : Teknologi dan kebudayaan itu sendiri.
Rasa : Berkaitan dengan perasaan yang dimiliki manusia.
Cipta : Hasil dari pemikiran manusia yang bersifat ke-ilmuan
● Unsur-unsur Kebudayaan
Unsur-unsur kebudayaan adalah rincian suatu kebudayaan agar dapat kebudayaan yang khusus. Ada tujuh unsur kebudayaan yang merupakan isi pokok dari setiap kebudayaan yang bersifat universal, yang artinya ada dalam setiap kebudayaan di dunia. Ketujuh unsur kebudayaan universal itu maing-masing mempunyai wujud fisik, walaupun tidak ada satu wujud fisik untuk keseluruhan dari satu unsur kebudayaan universal. Tiap unsur kebudayaan universal dapat diperinci ke dalam unsur-unsurnya yang lebih kecil sampai beberapa kali.
Dari beberapa pendapat yang ada tentang unsur kebudayaan universal, pendapat C. Kluckhohn yang sering dijadikan sebagai referensi. Pendapat C. Kluckhohn tentang tujuh unsur kebudayaan merupakan hasil inti sari dari pendapat-pendapat lainnya.
1.Sistem kepercayaan (sistem religi).
Merupakan hal-hal yang berbau agama.Dalam hal ini bisa dibilang budaya yang mistis.
Seperti animisme,Dinamisme,dsb.Biasanya terdapat bacaan-bacaan dan juga ritual-ritual dalam pelaksanaan system kepercayaan ini.
2.Sistem pengetahuan.
Unsur ini termasuk penting,jika tidak adanya pengetahuan yang memadai maka budaya tersebut tidak akan tercipta apalagi berkembang.pengetahuan sangat berguna untuk memicu timbulnya ide-ide yang baru dan kreatif sehingga budaya tersebut dapat dipertahankan.
3.Peralatan dan perlengkapan hidup manusia.
Dengan budaya yang berkembang,sehingga timbulnya peralatan-peralatan baru yang bisa digunakan sebagai pelengkap dan juga sebagai keindahan tersendiri.
4.Mata pencaharian dan sistem-sistem ekonomi.
Terlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih sehingga budaya menjadi dimanfaatkan untuk hal tersebut.
5.Sistem kemasyarakatan
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.
6.Bahasa
Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.
7.Kesenian
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan hati setiap orang.
Jadi Kesimpulannya,
bahwa kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem idea tau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia,sehingga dalam kehidupan sehari-hari,kebudayaan itu bersifat abstark.Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang bersifat nyata,misalnya pola-pola perilaku,bahasa,peralatan hidup,organisasi social,religi,seni,dll,yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
● Hakekat Manusia
Jelaskan bahwa manusia sebagai makkluk social memiliki fungsi bilogis,proteksi,sosialisasi/pendidikan.Supportive dan ekspresive.Dari fungsi-fungsi ini diharapkan bukan saja menjadi landasan,materi kegiatan dan bahkan pendekatan/proses-proses dalam merancang,mengoperasikan,mengevaluasi program pendidikan non formal.
Hakekat manusia adalah sebagai berikut:
1. 1. Makhluk yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.
2. 2. Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan social.
3. 3. Yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya/.
4. 4. Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.
5. 5. Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri,membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati.
6.6. Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudannya merupakan ketakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas.
7.7. Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.
8.8. Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan terutama lingkungan sosial,bahkan ia tidak bias berkembang sesuai dengan martabat kemanusiaan tanpa hidup didalam lingkungan social.
Perkembangan merupakan suatu sosialisasi dalam bentuk irnitasi yang berlangsung dengan adaptasi (penyesuaian) dan seleksi.Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan manusia adalah keturunan,lingkungan,dan manusia itu sendiri.
Referensi: