PENGERTIAN KEADILAN
Istilah keadilan (iustitia) berasal dari kata "adil" yang
berarti: tidak berat sebelah, tidak memihak, berpihak kepada yang benar,
sepatutnya, tidak sewenang-wenang. Dari beberapa definisi dapat disimpulkan
bahwa pengertian keadilan adalah semua hal yang berkenan dengan sikap dan
tindakan dalam hubungan antar manusia, keadilan berisi sebuah tuntutan agar
orang memperlakukan sesamanya sesuai dengan hak dan kewajibannya, perlakukan
tersebut tidak pandang bulu atau pilih kasih. Melainkan semua orang diperlakukan
sama sesuai dengan hak dan kewajibannya.
Macam-macam Keadilan
Keadilan Komutatif (Iustitia
Commutativa):
Keadilan komutatif adalah keadilan yang memberikan
kepada masing-masing orang apa yang menjadi bagiannya, di mana yang diutamakan
adalah objek tertentu yang merupakan hak dari seseorang. Keadilan komutatif
berkenaan dengan hubungan antarorang/antarindividu. Di sini ditekankan agar
prestasi sama nilainya dengan kontra prestasi.
Contohnya
: DR.Sukirman dipanggil oleh seorang pasien yang bernama Santi,sebagai
seorang dokter ia menjalankan tugasnya
dengan baik.Sebaliknya Santi menanggapi lebih baik lagi.Akibatnya,hubungan
mereka berubah dari dokter dan pasien menjadi dua insan lain jenis saling
mencintai.Bila DR.Sukirman belum berkeluarga mungkin keadaan akan baik-baik saja,ada keadaan komutatif.Akan
tetapi karena DR.Sukirman sudah berkeluarga,hubungan itu merusak situasi rumah
tangga,bahkan akan menghancurkan rumah tangga.Karena DR.Sukirman melalaikan
kewajiban sebagai suami,sedangan Santi merusak rumah tangga DR.Sukirman.
Keadi lan legal (Iustitia
Legalis):
Keadilan legal adalah keadilan berdasarkan
undang-undang. Yang menjadi objek dari keadilan legal adalah tata masyarakat.
Tata masyarakat itu dilindungi oleh undang-undang. Tujuan keadilan legal adalah
terwujudnya kebaikan bersama (bonum commune). Keadilan legal terwujud ketika
warga masyarakat melaksanakan undang-undang, dan penguasa pun setia
melaksanakan undang-undang itu.
Contohnya:
Seorang pengurus kesehatan mencampuri urusan
pendidikan,maka akan terjadi kekacauan.
Keadilan Vindikatif (Iustitia
Vindicativa):
Keadilan vindikatif adalah keadilan yang memberikan
kepada masing-masing orang hukuman atau denda sebanding dengan pelanggaran atau
kejahatan yang dilakukannya. Setiap warga masyarakat berkewajiban untuk turut
serta dalam mewujudkan tujuan hidup bermasyarakat, yaitu kedamaian, dan
kesejahteraan bersama.
Contohnya:
Apabila seseorang
berusaha mewujudkannya, maka ia bersikap adil. Tetapi sebaliknya, bila orang justru mempersulit atau
menghalangi terwujudnya tujuan bersama tersebut, maka ia patut menerima sanksi
sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya.
5 Wujud
Keadilan Sosial Yang Diperinci Dalam Perbuatan dan Sikap
Dengan
sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia manusia Indonesia menyadari
hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan
mesyarakat Indonesia.
Selanjutnya untuk mewujudkan keadilan
sosial itu,diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk,yakni :
1. Perbuatan
luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan
2. Sikap adil terhadap
sesama,menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak
orang lain.
3. Sikap suka
memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan
4. Sikap suka
bekerja keras
5. Sikap
menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan
kesejahteraan bersama.
Pengertian
Kejujuran
Jujur adalah sikap atau sifat seseorang yang menyatakan
sesuatu dengan sesungguhnya dan apa adanya,tidak ditambahi ataupun tidak
dikurangi.Sifat jujur ini harus dimiliki oleh setiap manusia,karena sifat dan
sikap ini merupakan prinsip dasar dari cerminan akhlak seseorang.Jujur juga
dapat menjadi cerminan dari kepribadian sesorang bahkan kepribadian bangsa.Oleh
sebab itulah kejujuran bernilai tinggi dalam kehidupan manusia.
HAKEKAT KEJUJURAN
Hakikat kejujuran dalam hal ini adalah hak yang telah tertetapkan, dan
terhubung kepada Allah. Ia akan sampai kepada-Nya, sehingga balasannya akan
didapatkan di dunia dan akhirat. Allah telah menjelaskan tentang orang-orang
yang berbuat kebajikan, dan memuji mereka atas apa yang telah diperbuat, baik
berupa keimanan, sedekah ataupun kesabaran. Bahwa mereka itu adalah orang-orang
jujur dan benar.
Referensi:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar